Gagal Di Segmen High-end, BlackBerry Bakal Fokus Bikin Handset Mid-range


Post: 2014-09-20 00:21:51 By: admin

Dalam sebuah wawancara bersama The National, CEO BlackBerry John Chen mengatakan bahwa handset Android pertama miliknya memang dilepas dengan harga yang terlampau tinggi. BlackBerry harus merubah segmen pasarnya mengingat Priv dengan harga $700 tidak begitu diminati pasar. BlackBerry Priv sendiri selama ini ditujukan untuk kalangan enterprise, atau kepada gaya hidup bisnis yang lebih tinggi.


Dilansir GSM Arena, Sabtu (9/4/2016), Chen juga mengatakan kepada The National bahwa BlackBerry berencana untuk merilis dua perangkat mid-range tahun ini. Satu akan menampilkan keyboard fisik seperti BlackBerry Priv, sementara yang lain akan menjadi ponsel all-touchscreen. Spekulasi yang muncul, dari kedua handset itu, perangkat yang hanya membawa all-touchscreen akan menjadi handset yang lebih rendah dari keduanya.

BlackBerry juga mengumumkan bahwa Priv telah dijual sebanyak 600.000 unit pada kuartal pertama tahun 2016. Angka tersebut masih jauh di bawah perkiraan analis yang memperkirakan di angka 850.000. Jika BlackBerry ingin menguasai permainan pasar, mereka perlu melihat seberapa sukses itu di tahun 2000-an dan mencoba untuk menerapkan ide-ide dan strategi yang sama dan memodernisasi mereka untuk bisa bersaing dengan pemain besar lainnya di lapangan.

BlackBerry lupa bahwa beberapa tahun yang lalu sekitar tahun 2007-2009 keberhasilan BlackBerry karena berkat handset mid-range BlackBerry Curve. Curve merupakan handset BlackBerry yang dapat mencakup semua jenis kalangan sehingga semua orang bisa menggunakannya dan itu menjadi sangat populer di Amerika Serikat. Bahkan masih tetap populer untuk saat ini di beberapa daerah di dunia, di mana smartphone masih menjadi hal yang baru.

 

Copyright (C) http://www.kedaiscript.com/demo/mmgpublisher2
Back

Kirim komentar

255 Karakter Tersisa.
Welcome Guest